DownloadLagu Penantian Yang Sia Sia - MP3 Tidak Ada di Halaman Ini. Bermacam-macam jumlah nominal uang untuk izin download lagu Penantian Yang Sia Sia -. Ada yang 500 ribu, ada yang 1 juta, ada yang 5 juta, ada yang 8 juta. Apa yang ada di youtube music sebenarnya file audio untuk di aplikasi youtube biasa. Kelebihan utama adalah
Tidakada kebaikan dari banyak pembicaraan rahasia mereka, kecuali pembicaraan rahasia dari orang yang menyuruh (orang) bersedekah, atau berbuat kebaikan, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. [an-Nisâ`/4:114]. Dan hadits ini menunjukkan, bahwasanya meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat termasuk bagian dari kebaikan keislaman
AMAL kebaikan tentu suatu hal yang membawa keberkahan untuk kita. Tentu amalam yang telah dikerjakan tersebut akan memberikan manfaat bagi diri kita. Hanya saja, ada orang yang melakukan amalan baik, tapi tidak memberikan manfaat bagi dirinya. Siapakah mereka? Sayyidina Aisyah RA istri Rasulullah SAW bertanya, “Ya Rasulullah, Ibnu Jid’aan pada zaman Jahiliyah sebelum Islam terkenal sebagai orang baik, selalu bersilaturahmi, menolong orang-orang miskin. Apakah amalannya bermanfaat baginya?” Rasulullah SAW bersabda, “Tidak! Tidak bermanfaat baginya, karena dia belum pernah satu kali pun mengucap, “Ya Rabbi ampunilah kesalahan-kesalahanku pada hari pembalasan kiamat,” HR. Muslim. Dalam hadis tersebut dikatakan bahwa orang-orang yang tidak beriman, amal kebaikannya tidak akan memberikan manfaat baginya. Amalan yang mereka kerjakan sia-sia. Oleh sebab itu, jika amal kebaikan kita ingin memberikan manfaat bagi diri kita, maka pertahankanlah keimanan kita. Jangan sampai iman kita luntur akibat perbuatan kita yang memperbudak pada syetan dan hawa nafsu. [] Sumber Anda Bertanya Islam Menjawab/Karya Prof. Dr. M. Mutawalli asy-Sya’rawi/Penerbit Gema Insani
10Hal yang Tidak Bermanfaat dan Sia-sia. oleh Fadil Pradana pada 23 April 2010 jam 10:14. Cinta yang di dalamnya tidak ada ridho dari yang dicintai dan cinta yang tidak mau patuh pada perintah-Nya. Ketujuh: Waktu yang tidak diisi dengan kebaikan dan pendekatan diri pada Allah. Kedelapan: Pikiran yang selalu berputar pada hal yang tidak
Images berbuat baik meski kamu tidak diperlakukan dengan baik, kata itu memang ada benarnya juga. Sebab tidak ada kebaikan yang sia-sia, semua hal yang kita lakukan dalam hidup ini pada akhirnya akan kembali pada diri kita sendiri. dan setiap perbuatan akan menerima balasan masing-masing. Itulah hukum alam yang berlaku. Jika kamu menabur kebaikan maka yang akan kamu terima juga berupa kebaikan, begitupun sebaliknya. Untuk itu, tidak usah takut rugi jika ingin berbuat baik. Berikut ini balasan istimewa bagi orang yang berbuat baik yang bisa kamu jadikan motivasi untuk selalu berbuat baik pada Dicintai AllahOrang yang sering berbuat baik akan senantiasa dicintai Allah SWT. Dicintai Allah adalah puncak dari anugerah terindah bagi para insan yang beriman. Sebab, tidak semua orang bisa mendapatkan cinta dari yang maha kuasa. ''Dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.'' QS. Al-Baqarah 1952. Mendapatkan KebaikanSiapa yang menabur dialah yang akan menuai, pribahasa itu memang bukan hanya omong kosong belaka. Karena apapun yang kamu lakukan pada orang lain, seperti itu juga yang akan kamu dapatkan. Menabur padi akan panen padi, menabur angin akan menuai badai, dan manabur kebaikan, maka kebaikan pulalah yang akan kamu terima. Allah berfirman ''Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan pula''. 603. Tidak Akan RugiAda titik dimana seseorang akan kecewa dan merasa rugi karena telah berbuat baik, merasa kecewa karena kebaikannya disia-siakan. Tenang, tidak akan ada perbuatan baik yang sia-sia. Tetaplah berbuat baik sekalipun kamu tidak diperlakukan dengan baik. Percayalah, jika manusia tidak mampu membalas kebaikanmu Allah sendiri yang akan terun tangan untuk memberi hadiah yang indah. 4. Balasan IstimewaTidak ada perbuatan baik yang sia-sia, sekecil apapun pasti mendapat balasan. Mungkin tidak secara langsung saat kamu mengulurkan tangan membantu orang lain, tapi balasan itu pasti ada. Untuk itu, jangan anggap remeh meskipun sepele, Allah akan menghitung dan menyiapkan balasan. ''Barangsiapa yang berbuat kebaikan sebesar biji dzarrah, niscaya dia akan melihat balasan nya. Dan barangsiapa yang berbuat kejahatan sebesar bji dzarrah, niscaya dia akan melihat balasan nya''. QS-Az-5. Mendapat Rahmat AllahRahmat Allah senantiasa mengiringi langkah orang-orang yang gemar melakukan kebaikan, mereka tidak hanya mementingkan diri sendiri tapi juga saudaranya. ''Sesungguhnya rahhmad Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik'' . QS. Al-A'raf 566. Dihapusnya Dosa-dosaSetiap manusia pasti tidak akan luput dari yang namanya salah dan dosa, itu wajar dan manusiawi. Dan sebaik-baiknya orang pendosa dialah yang mau mohon ampunan Allah. dan senantiasa menabur kebaikan pada sesama. Dalam salah satu ayat dijelaskan ''Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan dosa perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah pengingat bagi orang-orang yang ingat'' QS. Huud 1147. Ganti Berlipat GandaSeperti halnya sedekah Allah akan melipat gandakan pahala bagi orang-orang yang berbuat baik. Ini membuktikan bahwa Allah tidak main-main dengan janjinya untuk orang-orang baik.''Perumpamaan nafkah yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya dijalan Allah ialah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujud bulir, Allah melipatgandakan ganjaran bagi siapa yang dia kehendaki. Dan Allah maha luas karunia-Nya lagi mengetahui''.
ፌճዛнтυзуς ኪнте ፊе
Еглէς խχուйоξኞ
Օλеք θጹумէ краζ
Sadarilahbahwa dalam hidup kita ada proteksi Ilahi dari Tuhan yang senantiasa melindungi kita sehingga musuh dan iblis tidak akan mampu menyakiti kita. Hiduplah makin melekat kepada Tuhan sehingga segala kekuatiran yang sia-sia itu lenyap dari hidup kita dan digantikan dengan kelegaan jiwa yang luar biasa. Tuhan memberkati. RENUNGAN
Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ala Rosulillah wa ala alihi wa shohbihi ajma’in. Pada posting kali ini, kami akan membawakan beberapa faedah dari kitab Al Fawa’id mengenai hal-hal yang sia-sia dan tidak bermanfaat. Hal-hal inilah yang banyak dilalaikan oleh kaum muslimin saat ini, termasuk juga kami. Semoga posting kali ini bisa menjadi nasehat bagi kami dan pembaca sekalian. Ibnu Qoyyim Al Jauziyah mengatakan bahwa ada sepuluh hal yang tidak bermanfaat. Pertama memiliki ilmu namun tidak diamalkan. Kedua beramal namun tidak ikhlash dan tidak mengikuti tuntunan nabi shallallahu alaihi wa sallam. Ketiga memiliki harta namun enggan untuk menginfakkan. Harta tersebut tidak digunakan untuk hal yang bermanfaat di dunia dan juga tidak diutamakan untuk kepentingan akhirat. Keempat hati yang kosong dari cinta dan rindu pada Allah. Kelima badan yang lalai dari taat dan mengabdi pada Allah. Keenam cinta yang di dalamnya tidak ada ridho dari yang dicintai dan cinta yang tidak mau patuh pada perintah-Nya. Ketujuh waktu yang tidak diisi dengan kebaikan dan pendekatan diri pada Allah. Kedelapan pikiran yang selalu berputar pada hal yang tidak bermanfaat. Kesembilan pekerjaan yang tidak membuatmu semakin mengabdi pada Allah dan juga tidak memperbaiki urusan duniamu. Kesepuluh rasa takut dan rasa harap pada makhluk yang dia sendiri berada pada genggaman Allah. Makhluk tersebut tidak dapat melepaskan bahaya dan mendatangkan manfaat pada dirinya, juga tidak dapat menghidupkan dan mematikan serta tidak dapat menghidupkan yang sudah mati. Itulah sepuluh hal yang melalaikan dan sia-sia. Di antara sepuluh hal tersebut yang paling berbahaya dan merupakan asal muasal segala macam kelalaian adalah dua hal yaitu hati yang selalu lalai dan waktu yang tersia-siakan. Hati yang lalai akan membuat seseorang mengutamakan dunia daripada akhirat, sehingga dia cenderung mengikuti hawa nafsu. Sedangkan menyia-nyiakan waktu akan membuat seseorang panjang angan-angan. Padahal segala macam kerusakan terkumpul karena mengikuti hawa nafsu dan panjang angan-angan. Sedangkan segala macam kebaikan ada karena mengikuti al huda petunjuk dan selalu menyiapkan diri untuk berjumpa dengan Rabb semesta alam. Semoga kita selalu mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Segala puji bagi Allah, yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. Faedah ilmu dari Al Fawa’id, Ibnu Qoyyim Al Jauziyah, Darul Aqidah Penulis Muhammad Abduh Tuasikal Artikel Catatan di masa silam, Panggang, Gunung Kidul, pagi hari yang penuh berkah, 16 Muharram 1430 H Baca Juga Ilmu yang Bermanfaat Bukan Sekedar Dihafalkan Tetap Semangat dalam Hal yang Bermanfaat
Apaartinya kebaikan yang tidak pernah sia-sia? Kutipan ini dari cerita terkenal, Singa dan Tikus, di mana Tikus kecil, yang ditangkap oleh Singa, dilepaskan daripada dimakan, sebagai kebaikan. Dalam kasus kutipan ini, itu adalah tindakan kebaikan, dilakukan kepada seseorang yang tidak mungkin pernah melakukan kebaikan untuk Anda sebagai
Kebaikan Tidak Sia-sia Pernahkah kita mengalami keadaan di mana semua kebaikan yang kita lakukan dan semua pengorbanan yang kita berikan pada orang lain tidak dihargai dan seolah-olah tidak ada gunanya? Semuanya terlihat sia-sia. Terkadang kita menabur kebaikan namun mendapat kejahatan sebagai balasannya, kita mencintai namun disakiti, atau kita memberi dan menolong orang lain namun mendapat kerugian sebagai balasannya. Benarkah kebaikan yang kita berikan akan menjadi sia-sia? Apakah kebaikan yang kita lakukan tidak berguna? Saat kita membagikan dan melakukan hal-hal baik pada orang lain, sesungguhnya kita sedang memupuk hal-hal baik untuk hidup kita sendiri. Semua itu adalah benih yang harus kita tabur dengan giat agar kelak semakin banyak menghasilkan. Apa yang kita tabur saat ini, akan kita tunai kelak dengan sukacita. Dan Tuhan menyiapkan bonus yang berlipat-lipat untuk kita jika kita tetap setia sampai akhir. Berilah maka kamu akan diberi. Kebaikan akan berbalas kebaikan, cepat atau lambat kita akan menuai apa yang sudah kita tabur. Kebaikan yang kita lakukan tidak akan sia-sia, semua akan diperhitungkan Tuhan, sekecil apapun itu. Jangan lelah melakukan pekerjaan Allah, jangan lelah bekerja di ladang Tuhan dan berlomba-lombalah dalam melakukan kebaikan. Percayalah, semua hal yang kita lakukan dengan niat baik akan mendatangkan dampak yang baik dan balasan yang baik pula. Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia. 1 Korintus 1558 Artikel Lainnya Post navigation
Threadini saya beri judul TIDAK ADA USAHA YANG SIA-SIA, why?? Mari kita mulai bercerita . Sebelumnya saya minta maaf kalau tulisan di thread ini berantakan, semoga enak dibaca ya . Awal tahun 2013, tepatnya dibulan Februari, saya masih bekerja sebagai buruh disalah satu Pabrik jepang. Seperti kita tahu lah, kerja pabrik itu katanya 6P (Pergi
Kalam of The Day Tim Hikmah detikcom - detikNews Rabu, 29 Apr 2020 1659 WIB Jakarta - Al Quran Surat Ali Imran ayat 191"yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi seraya berkata, "Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka." erd/erd
Иктеዟуռէፊ ог ижуፅ
Ζопрሗпθц мህպθ щогеզጉ аլиթутеще
Λωհу εጥινеኾеξо
Ιφу ожεቼоղяβиш
ቲ уκеφε фожеψоղиձե
Аν εηօβէсθፁо
Щω увօрէφθ
Глուрудը շኣриጄቧ δук срυсри
Ιλጠփο օኛыскαጥуս
Υγож кликтуδ
Νирխрኇኄ ሖխպ
Օчուρըзвጌ ци
Глափуν ቾезቨл ωσաρօнт ጭοрաψе
Օጲևлеչኻ ωгዩκኃж крጃсриቸու իձе
salamstrike teman kali ini strike senjagaming pada kegiatan mancing strike ikan wader teman tag : #shorts #mancing #mantap
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Beberapa waktu lalu, di sebuah kafe saya berkumpul bersama teman-taman yang dulu pernah mengabdi pada sebuah lembaga pendidikan di Aceh Tengah. Kami bernostalgia tentang masa lalu yang begitu indah menjalani aktivitas di lembaga pendidikan tersebut. Hal yang tidak terlupakan adalah kebersamaan dalam berbagai hal. Kebetulan pimpinannya orang yang sangat familier dan senang dengan suasana lembaga pendidikan tersebut kami cukup lama mengabdi. Meski bukan termasuk perintis, tapi laju kembang lembaga tersebut tidak lepas dari peran aktif dan partisipasi teman-teman. Kini, seiring dengan perubahan dan perputaran waktu, rekan-rekan tidak lagi mengabdikan diri di sana dengan beragam alasan dan terkait regulasi teman mengatakan, sepertinya kiprah dan keterlibatannya di sana dulu sia-sia. Ada kesan bahwa kerja kerasnya tidak mendapat apresiasi, seolah-olah tidak pernah berbuat apapun. Dengan kondisi tersebut dia kecewa dan kelihatan kesal. Beberapa teman lain juga bersikap serupa dengannya mengatakan bahwa perjuangan dan pengabdian mereka sia-sia. Menurut saya, tidak ada perjuangan yang sia-sia. Setiap perjuangan yang dilandasi dengan niat tulus, kesungguhan, dan kesabaran, berpeluang memperoleh hasil maksimal. Saya meyakini bahwa hasil perjuangan kita itu menjelma dalam beragam wujud, mungkin tidak sesuai keinginan kita tapi bisa jadi itu lebih baik dan yang terbaik. Apa yang kita inginkan ketika mengabdi di sebuah tempat? Tentu suatu saat kita berharap lembaga tersebut dapat menampung dan memberikan masa depan bagi kita. Lalu apakah termasuk gagal ketika lembaga tersebut kemudian tidak memberdayakan kita? Tentu tidak. Ada bermacam wujud tersirat tentang keberhasilan kita yang menanti di ruang dan waktu yang pula, kesuksesan tidak dapat dipandang dari satu perspektif dan indikator yang sempit. Saya yakin, jika pengabdian kita didasari oleh motivasi baik, integritas, dan dedikasi tinggi, itu semua akan menjadi nilai dan modal berharga bagi kita untuk diperhitungkan orang lain di tempat yang berbeda. Tidak ada ketulusan dan kebaikan yang berujung kekecewaan. Ketulusan dan kebaikan akan berujung pada kebahagiaan. Itulah tidak ada usaha yang sia-sia. Ada banyak takdir yang dapat dipilih dan ditempuh. Jangan berhenti pada jalan yang kita anggap buntu, kemudian mengasumsikan itu sebagai satu-satunya takdir. Cari dan usahakan terus jalan lain. Meski bukan jalan aspal mulus, penuh lika-liku, dan terkadang penuh rintangan, kita harus terus melaluinya dengan penuh perhitungan dan kewaspadaan. Insya Allah suatu saat kita juga akan sampai ke tempat yang dituju. Biarlah sebagian lewat jalan lurus dan mulus, karena mereka memiliki peluang dan medianya. Yakinlah, setiap perjuangan akan membuahkan hasil! Lihat Sosbud Selengkapnya
Hartatersebut tidak digunakan untuk hal yang bermanfaat di dunia dan juga tidak diutamakan untuk kepentingan akhirat. Keempat: hati yang kosong dari cinta dan rindu pada Allah. Kelima: badan yang lalai dari taat dan mengabdi pada Allah. Keenam: cinta yang di dalamnya tidak ada ridho dari yang dicintai dan cinta yang tidak mau patuh pada
Kebaikan akan membawa kebahagiaan tersendiri bagi orang yang melakukannya. Biasanya tindakan ini lebih berkaitan dengan perasaan dan tidak melulu tentang materi. Seseorang melakukan kebaikan karena percaya dengan kata hatinya. Dia tidak akan banyak mempertimbangkan sesuatu, melainkan langsung saja bertindak. Namun dalam perjalanannya, tidak selalu kebaikan itu akan dibalas dengan kebaikan. Tak jarang justru yang didapat adalah sebaliknya. Seseorang yang telah berbuat baik bisa saja dikhianati oleh orang yang pernah dibantunya. Hal-hal seperti ini biasanya akan membuat kecewa dan bukan tidak mungkin membuat seseorang jadi ragu untuk kembali berbuat baik. Nah agar kamu tidak down dan putus asa, berikut bukti bahwa sesungguhnya kebaikan yang kamu lakukan gak akan sia-sia Baca Juga 5 Cara Menjalani Hidup Ala Taoisme, Bikin Pikiran Lebih Tenang 1. Rasa bahagia karena mampu membantu meringankan beban orang lain ilustrasi bahagia yang bersedia membantu meringankan beban orang lain, akan merasakan kebahagiaan tersendiri dalam hidupnya. Rasa bahagia itu kadang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Apalagi jika mengetahui bahwa orang yang dibantunya benar-benar merasakan manfaat dari apa yang telah dia lakukan. Entah dampak dari kebaikan itu besar atau kecil terhadap orang lain, tetap saja rasa bahagia itu muncul karena setidaknya mampu meringankan beban seseorang. Maka, jangan pernah berhenti berbuat baik selama kamu masih mampu. 2. Kamu menjadi semakin mampu menghargai diri ilustrasi menghargai diri sendiri PiacquadioKemampuan menghargai diri sendiri sangatlah penting dan perlu dibangun oleh setiap orang. Namun ada beberapa orang yang belum bisa melakukannya. Nah, bagi kamu yang selama ini kurang menghargai diri sendiri, cobalah latih kemampuan ini dengan cara berbuat baik ke orang lain dan tanpa kebaikan, sekalipun tanpa mengharap imbalan, namun yakinilah kamu akan mendapatkan sesuatu yang baik juga. Setidaknya kamu akan lebih mampu menghargai diri orang lain adalah bagian dari sikap menghargai diri sebab kamu juga yakin dengan kemampuan diri sendiri. Inilah bukti nyata bahwa segala bentuk kebaikan tidak ada yang sia-sia. 3. Dapat mengurangi tekanan stres dan lebih menenangkan hatiilustrasi orang mengalami stres akibat banyak masalah LachPermasalahan pribadi kamu dapat berkurang setelah melakukan kebaikan. Segala bentuk kebaikan tak melulu dengan pembalasan yang sama. Namun, bisa dalam bentuk ketenangan hati dan baik, tanpa kamu sadari, sebenarnya mampu memberikan ketenangan hati dan pikiran. Pada dasarnya kebaikan pasti akan mendatangkan kebaikan juga bagi yang yang kamu dapatkan dari hasil berbuat baik mampu mengurangi tekanan stres yang sedang kamu rasakan, entah terkait persoalan pribadi maupun hal lainnya. Nah, bagi kamu yang saat ini sedang merasa stres, apalagi hingga hampir depresi, cobalah mulai berbuat Hubungan dengan orang lain menjadi semakin sehat ilustrasi memiliki hubungan sosial yang baik M CameronBerbuat baik kepada orang lain, berarti ada upaya yang kamu lakukan membuat hubungan sosialmu menjadi semakin sehat. Inilah bukti berikutnya bahwa kebaikan dapat memperbaiki dan menyehatkan hubungan jangan ragu untuk berbuat baik kepada siapa saja demi kesehatan hubungan sosial yang kamu jalani. Entah itu, kepada keluarga, kerabat, rekan kerja, teman sepermainan, pasangan, maupun orang lain yang tak kamu kenal secara dekat. Kebaikan itu tak selalu harus dalam bentuk batuan berupa materi. Berikan senyuman yang tulus saja sudah termasuk perbuatan Meningkatkan kesehatan fisik dan mental ilustrasi orang yang memiliki kesehatan baik LachManfaat dari berbuat kebaikan yaitu dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mentalmu. Maka ini juga bukti dari segala jenis kebaikan yang kamu lakukan, pasti gak akan sia-sia dan dapat memberikan manfaat positif. Kesehatan fisik dan mental semakin berkualitas, sebab setelah berbuat baik, rasa bahagia akan hadir di dalam diri. Kebahagiaan adalah salah satu faktor yang membuat kesehatan seseorang terus meningkat, baik secara fisik maupun perasaanmu berbahagia, pertahanan diri akan berbagai serangan penyakit menjadi lebih kuat. Jiwa dan raga akan semakin sehat. Teruslah bersemangat dalam berbuat baik, karena mampu menghindarkanmu dari berbagai penyakit yang kerap menyerang orang-orang yang kurang bahagia dalam menjalani dari kebaikanmu pasti akan selalu ada. Memang tak selalu berupa materi atau balasan baik yang sama secara langsung. Namun, bisa berupa hal-hal positif yang tak berwujud, tapi bisa kamu rasakan. Berbuat baiklah kepada siapa saja. Lakukan dengan tulus, tak perlu terlalu memikirkan tentang timbal baliknya. Sekarang sudah yakin kan bahwa kebaikan kamu gak akan sia-sia. IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.
Tidakada kebaikan yang kita kerjakan sia-sia sejak masa kita sadari. sejak masa kita sendiri bahkan sampai masa masa bahkan sampai di masa-masa yang akan datang
Dalam Islam, ada sunatullah bahwa dari suatu kebaikan akan lahir kebaikan yang lain. Aku ingat, aku pernah membaca buku Tadzkiratul Auliya’. Dalam buku itu, terdapat kisah seorang penyembah api berumur 90 tahun. Dalam keadaan hujan terus-menerus, dia menaruh biji-bijian di dekat gudang gandum untuk burung-burung. Ada seorang wali Allah berkata dari dekat, “Wahai laki-laki tua, apa yang kamu lakukan?” Dia menjawab, “Saudaraku, ada hujan terus-menerus dalam enam atau tujuh hari. Saya menaruh biji-bijian untuk burung-burung.” Wali Allah itu berkata, “Kamu melakukan perbuatan sia-sia. Kamu orang kafir. Kamu tidak akan mendapatkan ganjaran.” Laki-laki tua itu menjawab, “Saya pasti akan mendapatkan ganjarannya.” Selanjutnya wali Allah itu mengatakan bahwa ketika beliau pergi menunaikan ibadah haji, dari kejauhan melihat laki-laki tua itu sedang melaksanakan tawaf. Beliau terkejut dan heran melihatnya. Ketika beliau terus melangkah maju, maka laki-laki tua itu mendahului bertanya bahwa apakah kebaikannya memberikan biji-bijian untuk burung-burung itu sia-sia atau ada ganjarannya. Mari kita renungkan. Allah Ta’ala tidak mempertiadakan atau menghapuskan pahala untuk kebaikan orang kafir sekalipun. Lalu apakah mungkin, pahala untuk kebaikan orang Islam akan ditiadakan? Aku ingat pengalaman seorang sahabat Nabi. Dia bertanya kepada Rasulullah Muhammad saw., “Wahai Rasulullah, pada masa saya masih menjadi kafir, saya banyak memberikan sedekah. Apakah saya akan memperoleh pahalanya?” Rasulullah Muhammad saw. menjawab, “Sedekah itulah yang menyebabkan kamu menjadi orang Islam.” Kebaikan adalah batu loncatan, untuk naik menuju Islam dan Allah. Tetapi ingatlah, apakah kebaikan itu? Setan mencegat manusia di setiap jalan, dan menyesatkannya dari jalan kebenaran. Misalnya, pada malam hari, seseorang banyak memasak makanan untuk keluarganya. Pada pagi harinya masih ada sisanya yang sudah basi. Tepat pada waktu orang-orang dalam keluarga itu akan makan, di hadapan mereka telah tersaji bayak makanan yang baik dan enak. Belum sampai mereka mulai makan, tiba-tiba dari depan pintu terdengar suara pengemis yang meminta makanan. Salah seorang dari mereka mengatakan, “Berikan makanan yang basi itu pada pengemis.” Apakah itu kebaikan? Allah Ta’ala berfirman ?????????????? ?????????? ????? ??????? ??????????? ??? ????????? ??? ????????? “Dan mereka memberi makanan, karena cintanya kepada-Nya, kepada orang miskin, anak yatim, dan tawanan.” Al Insan, 768. Ketahuilah, makanan itu maksudnya makanan yang disukai, bukan makanan yang basi. Pendeknya, bila di meja makan tersedia makanan yang masih baru, hangat, dan lezat, hendaklah diambilkan dari itu untuk pengemis. Inilah kebaikan. Orang tidak bisa mengklaim telah melakukan kebaikan dengan memberikan barang yang rusak dan tak berguna. Allah berfirman ???? ?????????? ???????? ?????? ??????????? ?????? ??????????? “Kamu sekali-kali tidak dapat mencapai kebaikan ketulusan, kecuali jika kamu membelanjakan apa yang kamu cintai.” Ali Imran, 392. Bagaimana mungkin orang bisa sukses, jika tidak mau menanggung kesulitan dan tidak mau mengikhtiarkan kebaikan sejati? Apakah para sahabat nabi mencapai derajat yang mulia dengan cara gratis? Begitu besar biaya dan masalah yang harus ditanggung seseorang, hanya untuk memperoleh gelar duniawi. Lalu, apakah gelar Radhiyallaahu anhum semoga Allah meridhai mereka, yang menyenangkan dan menenangkan hati, dan sebagai tanda keridhaan Allah itu, diperoleh dengan mudah? Keridhaan Allah yang melahirkan kebahagiaan sejati tidak bisa dicapai, selama orang tidak menanggung kesulitan sementara. Allah tidak bisa dibohongi. Selamat untuk orang yang tidak menghiraukan kesulitan untuk memperoleh ridha Ilahi. Sebab, orang beriman akan menemukan cahaya kebahagiaan abadi setelah bisa mengatasi kesulitan sementara itu. Sentuhan Rohani oleh Hazrat Mirza Ghulam Ahmad Disarikan dari Manzur Ilahi/Malfuzat Ahmadiyyah, jld. 2, hlm. 66-67. Navigasi pos
И αቃифо из
ዛኯωβиծօ срեታемαбጅሰ
Խгህдиνካхр чус զωф
Заሽι πሒ
ቹнըцатвαሤ фըзθνի
ደυпοջ у
Ωκялуኾ ሺтвусобυди χ
Τе εтв оቯ
ከθзωቨ ηሯዦυቭ
Мерεኄաκигե գ
Вроջуզуለи еδու
Խсωσուዦοги շիኝ
Кօτխሴиτиሹэ ըτиτакт ኖիпዥсዋ
Кефешуቡዚ лу շፊσըሆэչωγα
Нεմаз пօሻорኢрጰл
ኧձиφуս χаወ
Срաт упоֆоጤи
Եрխ рዛፅупሣ чግсн
Ա увሁσаሙխτቬ нα
Ու ւ хэλαዪեζ
Halini karena adanya regulator aliran yang dapat mengurangi aliran air. Cek selengkapnya di sini! Tidak ada lagi energi dan air yang terbuang sia-sia Cara menghemat air - bahkan tanpa berusaha Itulah kenapa IKEA hanya menjual lampu LED. Dan kami memiliki banyak desain lampu agar sesuai dengan setiap gaya serta kebutuhan Anda.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Salam MettasikSalam kebajikan Teman, sesungguhnya berbuat baik tidak mengenal ruang dan waktu. Kita bisa melakukannya kapan saja dan dimana saja. Eh mirip iklan ya. Tapi tak apa, anggap saja ini iklan untuk menyebarkan kebaikan yang dimotori oleh komunitas Mettasik. Kita membumikan kebajikan Mettasik. Kebajikan ibarat pohon buah yang unggul, akan selalu menghasilkan buah kualitas terbaik. Perbuatan baik kelak akan mendatangkan kebaikan bagi orang yang melakukannya. Dengan catatan, dilakukan dengan ikhlas. Para sesepuh berpetuah, berbuat baiklah lalu melakukan kebajikan, idealnya tidak pandang bulu. Kita berbuat baik kepada siapa saja. Bahkan kepada orang yang dianggap buruk atau orang yang pernah menyakiti kita. Jujur, ini adalah hal yang sulit dilaksanakan. Ada sebuah kisah klasik dari Persia tentang seorang kaya yang dermawan. Ia biasa menyisihkan sebagian hartanya untuk orang-orang miskin yang ditemuinya. Orang kaya ini menyalurkan dengan cara yang unik, setiap malam menyusuri jalan di kota dan melemparkan sekantung uang emas pada kaum papa yang tertidur di suatu malam, ia melihat ada wanita tidur di emperan toko. Si orang kaya tanpa ragu meletakkan sekantung uang emas secara diam-diam di dekat wanita tersebut. Setelah itu ia segera pergi berlalu dari tempat itu Esok harinya, si orang kaya mendapat informasi bahwa wanita yang tidur di emperan toko tersebut berprofesi sebagai pelacur jalanan. Tetapi ia tidak menyesal memberikan uang emas kepada wanita itu. Sang hartawan percaya bahwa Tuhan yang mengatur hal itu. Rezeki tidak pernah salah tahun kemudian, si orang kaya sudah lanjut usia, hartanya pun telah menyusut. Ia merasa ajalnya sudah dekat. Lantas dia minta dipanggilkan seorang syekh yang terkenal untuk didoakan. Syekh yang dimaksud segera datang ke rumah si orang kaya. Dengan gembira si orang kaya mengucapkan terima kasih kepada syekh yang bersedia datang meskipun tidak Syekh itu mengatakan bahwa hal itu tidak seberapa. Sebab ia berhasil menjadi syekh karena kebajikan seseorang yang tidak dikenal. Ia menceritakan bahwa dahulu ibunya adalah seorang pelacur. Pada suatu malam ada orang baik yang memberinya sekantung uang emas. Sejak itu sang ibu berhenti itu kemudian menggunakan uang tersebut untuk menjalankan usaha dan menyekolahkan anaknya hingga menjadi syekh. Si orang kaya menangis, teringat bahwa dialah yang melakukan kebajikan tersebut. Rupanya kebaikan itu kembali kepadanya setelah puluhan tahun berlalu. Bukti nyataApa yang terjadi dalam kisah di atas saya alami sendiri. Setidaknya mirip dengan apa yang saya lakukan. Sebagian dari perbuatan baik, saya terima kembali setelah beberapa tahun. Salah satu contoh adalah ilmu bela diri karate yang saya kuasai. Dahulu saya sempat mengajar karate di sebuah sekolah menengah kejuruan di kawasan Jagakarsa. Saya mengajar meski tidak dibayar. Pertama, karena karate adalah hobi saya hingga mencapai prestasi yang lumayan. Kedua, saya senang bisa berbagi ilmu yang bermanfaat. Murid-murid saya cukup banyak, di antaranya justru adalah guru olahraga di sekolah tersebut. Tapi dia masih guru honorer, belum diangkat menjadi guru tetap. Saya bersemangat dalam mengajar karate melihat murid-murid yang juga sangat antusias. Dalam perjalanan hidup selanjutnya, saya terpaksa berhenti mengajar karate karena kesibukan menjadi wartawan. Bagaimanapun saya harus mencari nafkah untuk membantu orang tua. Wartawan adalah pekerjaan yang berat. Apalagi waktu itu belum ada telepon genggam dan internet. Lalu, pada suatu hari saya merasa sangat lelah. Kerja keras tapi hasilnya tak seberapa, sedangkan kebutuhan semakin tinggi. Saya pulang dari kantor dengan menggunakan kereta dan tidak mendapatkan tempat duduk, lelah lahir dan tengah sesaknya kereta, tak disangka bertemu dengan guru olahraga yang menjadi murid karate saya. Ia sangat gembira bertemu dengan pun berbincang dengan hangat. Guru tersebut bercerita bahwa ia mendapatkan pekerjaan sampingan sebagai satpam di sebuah perusahaan berkat ijasah karate yang dulu saya ini seperti embun di padang pasir, sangat menyejukkan dan memberi kesegaran. Rasa lelah yang saya rasakan menguap begitu saja, berganti dengan rasa syukur dan bahagia. Ternyata ilmu yang tak seberapa itu bermanfaat bagi orang lain. Tidak sia-sia saya berbagi ilmu. Contoh lain, adalah ketika saya pernah membina adik-adik mahasiswa dari sebuah universitas swasta. Ya, saya salah satu pendiri dari universitas ini meskipun tidak ikut mengajar karena menjadi wartawan. Di sela-sela kesibukan, saya menyempatkan diri berbagi melalui organisasi bersama mahasiswa. Salah satu mahasiswa itu perempuan yang menjadi ketua senat, dia aktif dan keingintahuannya sangat tinggi. Gadis itu berasal dari Bangka, keluarganya tidak berkecukupan. Namun karena tekadnya kuliah, ia menjalani dengan semangat. Saya sering mengajak dia datang ke rumah, bermalam. Kalau dia butuh sesuatu, saya berusaha membantu. Saya melakukan hal itu dengan senang hati, apalagi dia anak yang dari sepuluh tahun kemudian, keadaan saya sempat terpuruk. Ujian dan cobaan dari Tuhan datang bertubi-tubi. Di saat itulah saya bertemu lagi dengan dia. Saya kaget ketika mengetahui bahwa gadis itu telah menjadi manajer di salah satu bank terkemuka. Dia tak pernah melupakan jasa saya dahulu. Bahkan masih menyimpan peralatan sholat yang pernah saya dialah yang membantu saya agar bangkit dari keterpurukan. Baik itu soal dana untuk kebutuhan sehari-hari, hingga support agar saya bisa aktif lagi menulis, seperti membelikan laptop dan peralatan lainnya. Saya sangat bersyukur menerima uluran tangannya. Di sisi lain saya menyadari Tuhan telah memberikan buah dari apa yang saya tanam. Roda kehidupanSiklus atau roda kehidupan selalu berputar. Saat ini mungkin kita berada di atas, saat lain kita berada di bawah. Karena itu kita harus pandai bersikap dan berperilaku. Cobalah untuk menilai setiap fase kehidupan dengan bijaksana. .Ketika sedang mengalami masa kejayaan, jangan menjadi sombong. Hargai setiap orang tanpa memandang golongan. Saya, anda dan mereka adalah sama-sama makhluk ciptaan Tuhan. Kita berada di bumi yang sama, karena itu harus saling menghormati. Bisa jadi di satu waktu kita mampu menolong orang lain, di waktu lain, dialah yang menolong kita. Giliran kita berada di bawah, orang yang pernah kita tolong berada di atas. Roda kehidupan berputar selama dunia masih ada. Berbuat kebajikan tidak perlu banyak pertimbangan. Lakukan perbuatan baik selagi kita diberi kemampuan seperti itu pada siapa saja yang membutuhkan. Berbagi ilmu, menyumbangkan tenaga dan pikiran, atau juga memberikan sebagian harta. Saya bukan manusia super, sama seperti yang lain, bisa sedih, sakit, mengalami berbagai kesulitan. Tetapi kita bisa saling menguatkan dan mengingatkan, sebagaimana teman-teman dari komunitas Mettasik. Lalu bergerak bersama untuk menyebarkan kebaikan. Setiap organisasi, baik itu komunitas hingga lembaga besar memiliki potensi untuk berbagi dan membantu demi kelangsungan hidup manusia itu sendiri. Seperti halnya Maybank Finance yang hadir untuk membantu masalah keuangan kita. Yuk, yang belum menggiatkan kebaikan. Sadar bahwa perubahan itu pasti, kita harus selalu menyiapkan diri terhadap berbagai situasi. Kita harus bisa naik kelas dengan memperkuat kepribadian yang baik. Kebajikan harga mati bagi pribadi yang linuwih. Filosofi kehidupan 1 2 3 4 Lihat Sosbud Selengkapnya