Jawab Halo Mas Bagus, masalah klasik mesin dengan rasio kompresi tinggi (Kawasaki Bajaj Pulsar 200NS 11:1) salah satunya memang suhu kerja yang mudah tinggi, makanya harus diredam pakai cairan yang didukung radiator dan extra fan. Tapi, jika kinerja sistem pendinginan tak optimal maka rawan terjadi overheat hingga air terbuang keluar.
keluhanpada kawasaki bajaj pulsar 200ns. tanpa basa basi lagi ane langsung memberi keterangan keluhan bagi para pemilik motor pasti tahu kan ciptaan manusia tidak ada yg sempurna walupun setilitinya mereka menjaga kualitas pasti ada saja permasalahanya
Seiring makin banyak pengguna, biasanya keluhan sebuah motor mulai bermunculan. Tak terkecuali yang terjadi pada Kawasaki Bajaj Pulsar 200NS P200NS, sudah terdeteksi beberapa masalah kecil sih dan untungnya enggak fatal tenang semua penyakit ada obatnya, dan jangan lupa ada payung garansi juga dari pabrikan. "Kalau ada masalah klaim saja ke bengkel resmi, kan ada garansi 1 tahun," ujar Dewi Septianti, deputy department head sales & marketing division PT Kawasaki Motor di bengkel resmi belum puas, bisa coba cari obat ke bengkel spesialis P200NS. Apa saja penyakitnya?1. OverheatSebagai motor dengan rasio kompresi 111, jangan heran jika panas yang ditimbulkan cukup tinggi, makanya pendingin pakai radiator. Untuk mengurangi panas saat macet, ada juga kipas di belakang gejala overheat ternyata mendera beberapa P200NS, cirinya air radiator ngucur dan cadangan di tabung reservoir sampai garis low. "Itu karena putaran kipas lemah," terang Ignatius Gading, mekanik Flatz Clinic salah satu spesialis P200NS di Jl. Teguh 4, Komplek TNI AL Kodamar, putaran kipas ternyata diakibatkan enggak lancarnya kinerja brush di dalamnya. "Seringnya nyangkut, kalau diperlancar dijamin kipas enggak lemah lagi," imbuh Gading, sapaan akrabnya. Caranya cukup kikis sedikit bagian yang menghalangi kinerja kabel dan per Baut KendurKendati finishing sudah di bawah pengawasan Kawasaki, namun ada saja bagian yang terlewat. Contoh gampang pemasangan baut. "Sering ditemukan kendur, entah itu baut monosok, mesin sampai komstir," lanjut mekanik pembesut Honda Civic Nouva ini. Makanya disarankan cek deh untuk memastikan sudah kencang, sebelum ada baut yang Enggan HidupNgeselin rasanya kalau sedang buru-buru tapi motor enggan menyala. Starter dipencet namun mesin cuma bunyi 'cetek-cetek' dari suara relay penyakitnya sepele, bukan lantaran aki drop, "Paling baut kendur," imbuh mantan kepala mekanik Bajaj ini. Baut yang harus dicek yaitu baut aki, relay starter dan yang di dinamo. Starter langsung greng lagi Oli RembesSetelah ganti oli dan filter, ada yang mengalami oli rembes dari tutupnya. Masalahnya ternyata sepele juga, sebelum dipasang kotoran enggak dibersihkan dahulu, atau O-ring rusak. Nah kalau O-ring rusak gantinya gampang, "Pakai saja O-ring tutup klep Pulsar 180 atau 200, sama kok," lanjut pria berperawakan kurus Spidometer RetakAda beberapa pengguna yang menemukan mika spido retak, bahkan jarum takometer lepas. Kalau ini terjadi wajib bawa ke bengkel resmi untuk minta ganti Lampu Rem BerairKendati diset kedap air, namun ada unit yang lampu remnya mengembun, tentu bikin jelek. Jika mengalami tentu wajib klaim ke bengkel resmi, kabarnya proses klaim sekitar 3 bulan. RV